Minggu, 24 September 2017

Sunday,25/09/2017

Saya tertidur dini hari pukul 2.00 hanya sekedar nonton, chatting dan sambilan ngerjain tugas wkwk. Entahlah penyakit lama kambuh lagi. Mungkin krn kebanyakan hibernasi di hari-hari sebelumnya lol. Dan saya merasa baru saja tertidur lelap, dan tiba -tiba puku 04.10 ada yang mengetuk pintu memanggil namaku. Antara sadar dan tidak sadar saya menjawab dan tidur lagi wkwkwk. Panggilan kedua pun datang lagi, tok tok tok "Raniiii bukai pintu,ini kak nia" dan jeritan anisa pun dimulai "Taty.... Taty..." Iyaak seketika saya tersadar dan membuka pintu dimana sebuah keluarga kecil sudah bertamu jam 4 pagi. Gimana gak sayang banget coba ma diorang hmmmm melek mata lgsg menatap diorang -_-. Terimakasih telah bikin badan gw panas dingin krn kurang tidur

lucu kali lah

Agree lah

Saat aku menulis kalimat-kalimat yang terlihat sok bijak. Kadang, aku bukan sedang menceramahi dirimu, justru aku sebenarnya sedang menguatkan diriku sendiri.
Saat aku menulis kalimat-kalimat galau. Bukan selalu aku sedang terpuruk, aku hanya sedang menikmati proses yang pernah kulalui. Hanya menghibur diri.
Saat aku menulis kalimat-kalimat yang terkesan garing, memaksakan terlihat lucu. Aku bukan sedang mencoba membuatmu tertawa, aku hanya sedang berusaha menertawakan diriku sendiri. 
Tulisan-tulisan itu kadang kusampaikan untuk menampar diriku sendiri. Untuk menghibur diriku sendiri. Meski aku kadang terlihat seperti mengatakan pada orang lain. Aku hanya sedang mencoba, mendengarkan diriku seolah-olah mendengarkan orang lain.
--boycandra

Sabtu, 23 September 2017

Alohamora!! maafkeun diri ini yang sedang sok sibuk untuk menulis disini. Maklumlah baru mau belajar buat private journal sendiri meskipun berhenti di satu sisi,corat coret di sana sini. Aku nih mau cerita lg dpt orderan les buanyak banget wkwk, seneng bangetlah ketika hobi menjadi pekerjaan. Walaupun jam terbang banyak tapi sukaklah menjadi madrasahnya anak-anak itu wkwk, awas jan muntah lho yaa. Ohh begini ternyata maksud om ridwan kamil tuh.

Image result for hobi menjadi pekerjaan

Info : Buat temen-temen yang punya adek di bangku SD atau SMP sedang mencari guru privat seluruh mata pelajaran untuk domisili Palembang dapat hubungi saya
Rania Adila :
wa/no.telp : 082280309207
Id line : raniaadila
Oh iyaa galupa juga ada diskonnya lohh. Kalo ada kakaknya yang di bangku SMA kesulitan mengerjakan soal matematika bisa jg kok konsul sama Kak Rani asalkan adeknya les sama kakak dulu yaah wkwk.

gaje


Yoyoyo ma besties mulai bersuara ckckck. Napalah temen acu nih, suka perhatiin aculah. Berat badan acu ni fleksibel banget, kalo lg seneng berat badan overload tp kalo lg sedih lgsg drastis wkwk. Hayolooh jan iri yaa wakakakak

Refleksi diri

Dan setelah sekian lama,kini aku sadar kesalahan terbesarku selama ini adalah aku pernah PACARAN !!! Kesadaranku tentang hal ini ketika chit 'n chat bersama teman kuliahku

X : Ran,pernah pacaran?
W : Heee,knp nanya-nanya?
X : Gapapa,aku cuma mau ngingetin aja jangan sampe terjebak status.
W : Loh? Kok gitu?
X : Nggak loh ran,kamu itu keturunan arab kan tau gimana pandangan orang sekitar kalo tau kamu pacaran walaupun pasangan kamu jg keturunan arab.
W : *mikir* *throwback* *speechless* Dlm hati aku berkata kok nih org bisa tau yg gw pikirin slm ini. Dalam kondisi ini otak gue mencerna omongan dia agak klimaks gitu.
X : Udah dapet benang merahnya ya ran knp aku ngmng gini.
W : *pura-purabodoh* Apasii aku ga ngerti *ketawa*.
X : Yaudahlah ya ran,aku sebenernya sedikit tau kondisi lingkungan kamu itu gimana. Coba aja deh kamu cerna omongan aku baik-baik.
W : Ocedee.

#justsharing barangkali bisa dijadiin pelajaran buat temen-temen, hanya saja cerna omongannya dari sisi positifnya aja. Dan aku sukak banget punya temen yang suka bukain jalan otak aku buat berpikir. Dan aku rasa aku butuh banyak temen sejenis dia ini, rada gesrek tp cerdas dalam berpikir dan punya landasan agama sehingga analogi dia tu ga ngaco. Wkwk dan dalam posisi ini gw inget sahabat gw nodi yang batang hidungnya belum lagi terlihat,temen curhat yang dabest dan tanpa bosannya sering kasih aku pertanyaan debate berfaedah. Dah hampir 2 bulan lost contact nih,dan mirisnya tanpa chat iseng yang sungguh berfaedah. *loh kok curhat sii* hmmmm.

Senin, 28 Agustus 2017

Beri Kesempatan Untukmu Membahagiakan Diri Sendiri

Teruntuk hatimu yang dirusak olehnya

Mungkin dia memang pernah menjadi yang paling hebat. Bisa membuatmu merasa paling disayangi. Tapi toh itu hanya sebuah kenangan. Adanya di masa lalu. Hari ini dia bukan siapa-siapa lagi. Hari ini semuanya sudah berbeda dan tidak sama lagi.
Mungkin dia memang pernah menjadi yang terbaik. Melakukan apa pun yang bisa membuatmu merasa istimewa. Berbagai macam cara dia lakukan agar kamu merasa paling beruntung. Tapi toh kini semuanya tinggal sisa-sisa cerita. Tak ada hal istimewa darinya untukmu. Bahkan untuk bertemu dia saja malas. 
Mungkin dia pernah menjanjikan segalanya --juga waktu itu berusaha sekuat tenaga. Tapi toh hari ini dia sudah berubah menjadi asing. Dia tidak lagi melakukan itu semua untukmu. Bahkan yang tak pernah kau bayangkan, dia melakukan semua yang pernah dia lakukan untukmu, untuk orang lain.
Apa lagi yang membuatmu merasa menjadi paling disayangi? Apa lagi yang menguasai hatimu seolah kau masih paling istimewa baginya? Bagaimana lagi menjabarkan kalau dia masih menjadikanmu segalanya? Sementara, melirik saja kini dia enggan. Dia tidak lagi dia yang dulu. 
Kau mungkin rindu dan berharap semua itu terulang. Tapi apakah kau lupa? Bahwa harapan seringkali membunuh kebahagiaan seseorang? Saat yang diharapkan adalah bayang-bayang. Saat yang dia harapakan adalah seseorang yang tak lagi ingin pulang.
Sudahlah, sudahi saja. Beri kesempatan dirimu bahagia kembali. Jangan memaksa untuk tetap seperti dulu. Saat ini kau harus melangkah dengan mimpi baru. Setiap orang bisa saja gagal dan itu wajar saja. Jangan terlalu membutakan diri. Seolah semua yang berlalu masih kau miliki. Jangan terbenam dengan kejayaan masa lalu. Kau hidup di hari ini dan akan menghadapi masa depan. Pulihlah hatimu, jangan biarkan dia tenggelam sendiri dalam masalalu yang pahit itu.
--boycandra